Home » Review » 9 Strategi Mendapatkan Rumah Bekas yang Berkualitas

9 Strategi Mendapatkan Rumah Bekas yang Berkualitas

9 Strategi Mendapatkan Rumah Bekas yang Berkualitas

Apakah Anda berencana membeli rumah di tahun 2017? Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus diperhatikan kualitasnya agar dapat dijadikan hunian yang layak. Tingkat kelayakan ini mencakup banyak aspek, salah satunya kondisi rumah. Sebagian orang ingin membeli rumah yang kondisinya baru. Tapi, ada juga yang lebih memilih rumah bekas karena harganya terjangkau.

Sebenarnya, kualitas rumah tidak memandang kondisinya baru atau bekas. Rumah baru belum tentu memiliki fondasi dan arsitektur yang bagus. Sebaliknya, struktur bangunan rumah bekas mungkin lebih kuat dan tahan lama. Untuk mendapatkan informasi lengkapnya, Anda bisa membuka situs jual beli rumah di internet.

Lalu, bagaimana caranya, kalau ingin mendapatkan rumah bekas berkualitas? Tidak dimungkiri, mendapatkan rumah bekas yang kondisinya masih bagus, cukup sulit. Tapi, beberapa orang tidak memedulikannya karena beranggapan rumah tersebut dapat direnovasi. Lain halnya, bagi orang-orang yang memiliki bujet terbatas, kondisi rumah tentu menjadi perhatian utama.

Berikut ini, ada beberapa strategi yang dapat Anda lakukan kalau berminat membeli rumah bekas. Yuk, simak penjelasannya….

  • Menentukan Kriteria Rumah

Rumah seperti apa yang Anda inginkan? Sebelum memutuskan untuk membeli rumah bekas, buatlah daftar kriterianya. Kriteria tersebut meliputi tipe, model, fasilitas, lokasi, dan lingkungan di sekitar rumah. Kriteria ini sangat penting karena memengaruhi kenyamanan Anda saat tinggal di dalamnya.

Selain itu, Anda juga harus memikirkan daya tampung rumah. Bandingkan jumlah anggota keluarga yang akan tinggal di sana dengan ukuran rumah. Sebaiknya, pilih rumah yang memiliki halaman sehingga dapat diperluas kalau ada tambahan anggota keluarga.

  • Sesuaikan dengan Bujet

Berapa bujet yang Anda siapkan untuk membeli sebuah rumah? Itulah yang harus Anda pertimbangkan dengan cermat. Bujet tidak hanya mencakup harga beli rumah, tetapi juga biaya balik nama, biaya perbaikan, dan ongkos pindah rumah. Jadi, Anda harus menyiapkan biaya tidak terduga untuk mengantisipasi kebutuhan lainnya setelah pindah rumah.

  • Mengecek Langsung ke Lokasi

Sudah punya target rumah yang harganya sesuai dengan harapan Anda? Jangan buru-buru membelinya. Anda harus mengecek langsung lokasi rumah tersebut. Lihatlah dengan cermat kondisi rumah dan jaraknya dengan tempat-tempat umum, seperti pasar dan sekolah.

Ingat, Anda akan tinggal di sana dalam jangka waktu lama. Jadi, upayakan kondisi rumah tersebut sesuai dengan kriteria Anda. Terkait kondisi rumah, salah satu hal yang harus Anda perhatikan yaitu dindingnya. Kalau di dinding rumah terdapat banyak retakan lebar, tandanya rumah itu tidak layak huni. Selain itu, amati pencahayaan dalam ruangan. Kalau melihat ruangan kurang cahaya, pastikan ada sisi rumah yang bisa ditambahkan jendela.

  • Hindari Makelar atau Perantara

Anda bisa menemukan banyak perumahan murah di Tangerang. Namun, jangan asal beli karena tergiur harga murah saja. Pikirkan juga apakah rumah tersebut dijual melalui perantara atau tidak.

Menjual rumah memang membutuhkan waktu lama. Beberapa pemilik rumah biasanya mengandalkan makelar atau perantara supaya rumahnya terjual dengan cepat. Tapi, sebagai pembeli, Anda harus cerdas. Tidak semua perantara mampu bersikap jujur ketika menjual rumah milik orang lain. Sebaiknya, Anda bertemu langsung dengan pemilik rumah untuk memastikan harga, kondisi, dan kelengkapan dokumen rumah yang ditawarkan.

  • Memeriksa Kelengkapan Dokumen Rumah

Apakah rumah yang Anda targetkan memiliki kelengkapan dokumen? Ini yang harus Anda tanyakan kepada pemilik rumah untuk memastikan rumah tersebut tidak bermasalah secara administratif. Beberapa dokumen yang harus Anda periksa, yaitu Sertifikat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan akta jual beli. Mintalah waktu beberapa hari untuk mempelajari isi dokumen tersebut.

  • Membandingkan dengan Beberapa Rumah

Saat ini, banyak rumah bekas yang dijual melalui internet dan koran sehingga Anda lebih mudah memperoleh informasi. Buatlah daftar rumah bekas yang sesuai dengan kriteria Anda. Lalu, lakukan survei rumah satu per satu. Bandingkan kondisi rumah yang satu dengan rumah lainnya sehingga Anda mantap untuk memilih salah satunya.

  • Rasakan Tingkat Kenyamanan Saat Tinggal di Sana

Apa sih, yang membuat seseorang nyaman tinggal di dalam rumah? Tingkat kenyamanan dipengaruhi banyak hal, seperti kondisi rumah dan lingkungannya. Untuk memastikan rumah tersebut nyaman, lakukan survei lagi. Amati secara detail, mulai dari kesesuaian antara dokumen dan rumah, fondasi, kondisi interior rumah, sampai dengan situasi lingkungan saat siang dan malam hari. Cara ini dilakukan supaya Anda terhindar dari penipuan dan tindak kejahatan lainnya.

  • Perhatikan Ketersediaan Air dan Listrik

Air merupakan sumber kehidupan. Tanpa air, manusia tidak bisa beraktivitas secara maksimal. Oleh karena itu, setiap rumah harus memiliki sumber air yang cukup, begitu pula dengan rumah yang akan Anda beli. Airnya harus bersih dan mengalir lancar. Selain itu, periksa kondisi listriknya. Pastikan tidak ada tagihan listrik yang belum dibayar.

  • Pilih Notaris yang Tepat

Kalau Anda memerlukan notaris, pilih notaris yang kompeten dan diakui secara hukum. Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkannya, salah satunya dengan datang langsung ke kantor notaris. Ingat, notaris senior belum tentu kompeten dan profesional. Jadi, Anda jangan melihat umur sebagai patokannya. Tapi, lihatlah berapa banyak urusan yang sudah ditangani oleh notaris tersebut.

Itulah 9 strategi untuk mendapatkan rumah bekas yang berkualitas. Semoga dapat dijadikan pedoman dalam mencari rumah idaman.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *